Hutan bakau ini terletak didesa Tongke-tongke Kecamatan Sinjai Timur sekitar + 7 Km Dari pusat Kota Sinjai dan dijuluki sebagai laboratorium Bakau Sulawesi Selatan. Pengembangan hutan bakau ini berlokasi pada pesisir sebelah timur kota sinjai dengan luas kurang lebih 173,5 hektar. Saat memasuki kawasan ini, pengunjung akan disambut oleh hamparan hutan mangrove yang hijau dan asri. Tersedia jembatan kayu yang membentang di tengah hutan, sehingga wisatawan dapat berjalan santai sambil menikmati udara segar, suara burung, dan pemandangan alam yang menenangkan.
Daya tarik utama Hutan Mangrove Tongke-Tongke adalah keindahan alamnya yang unik. Akar-akar mangrove yang menjulang, suasana yang sejuk, serta pemandangan laut yang berpadu dengan hijaunya pepohonan menciptakan panorama yang sangat indah dan cocok untuk berfoto. Tempat ini juga menjadi lokasi favorit bagi pecinta fotografi dan wisata edukasi lingkungan.Selain menjadi objek wisata, hutan mangrove ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Mangrove berfungsi mencegah abrasi pantai, melindungi habitat berbagai jenis ikan dan burung, serta membantu menjaga kualitas lingkungan pesisir.